Kolaborasi Riset Internasional ITB–Jepang dalam Pengembangan Baja Ramah Lingkungan Berbasis Hydrogen Plasma
Bandung, 7 Desember 2025 — Laboratorium Pirometalurgi, Teknik Metalurgi, Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menjadi pusat kolaborasi riset internasional setelah kedatangan Prof. Yu-ichi Uchida, seorang profesor dari Department of Fundamental Engineering, Nippon Institute of Technology, Jepang.
Kunjungan akademik ini menandai penguatan kolaborasi ilmiah antara ITB dan institusi Jepang dalam riset baja ramah lingkungan (green steel), khususnya pengembangan dan pemanfaatan teknologi hydrogen plasma smelting reduction (HPSR) untuk menghilangkan tramp elements — terutama tembaga (Cu) dan timah (Sn) — dari baja.
Prof. Uchida bersama tim ITB melakukan satu hari penuh eksperimen di Laboratorium Pirometalurgi. Percobaan difokuskan pada penggunaan teknologi hydrogen plasma smelting reduction (HPSR) untuk mempelajari dan menghilangkan tramp elements — unsur pengotor yang tidak diinginkan — dari sampel baja yang telah dipersiapkan sebelumnya di Jepang. Setelah percobaan, sampel akan dibawa kembali ke Jepang untuk dianalisis lebih lanjut terkait perubahan komposisi kimia sebagai hasil dari proses eksperimen.
Percobaan ini dilakukan secara intensif dengan dukungan penuh tim teknis ITB dan mahasiswa riset, antara lain Deaz Rezaldi Taufik, Syifa Maura Syachfitri, Bintang Prasetya Fernandika, Brahmasetyoaji Nugroho Saputra, dan Syarifudin serta pendamping teknis Bapak Heri Hermawan, ahli operasional dan perawatan sistem plasma hidrogen di laboratorium.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Prof. Zulfiadi Zulhan, selaku Kepala Laboratorium Pirometalurgi ITB dan menjadi momen penting dalam memperkuat kerja sama penelitian antara ITB dan institusi di Jepang dalam bidang produksi baja bersih (green steel) dan daur ulang baja bekas secara ramah lingkungan.
Kolaborasi ini sejalan dengan tren global untuk mengembangkan teknologi berkelanjutan dan mengurangi emisi dalam proses metalurgi, termasuk melalui jalur seperti hydrogen plasma smelting reduction (HPSR) yang berpotensi menjadi teknologi kunci dalam low-carbon extractive metallurgy.
Selain aspek teknis percobaan, kunjungan Prof. Uchida juga memperkuat jejaring riset antara ITB dan Nippon Institute of Technology—dua institusi yang memiliki fokus kuat dalam inovasi metalurgi dan teknologi material modern. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang penelitian bersama, pertukaran mahasiswa, serta publikasi ilmiah berskala internasional.

